1. Beranda
  2. Ternate

Pemkot Ternate Bakal Berlakukan Model Kerja WFO, WFH dan WFA

Oleh ,

Ternate, malutpost.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menyiapkan edaran yang mengatur tentang pelaksanaan tugas kedinasan aparatur sipil negara (ASN) secara fleksibel. Rencananya akan mulai berlaku pekan depan, 12 Januari 2026.

Ada tiga model kerja ASN secara fleksibel:

1, Work From Office (WFO) yang berarti bekerja dari kantor. Berlaku pada hari Senin dan Jumat.

2. Work From Home (WFH) yang berarti bekerja dari rumah, juga kantor. Shift- nya akan diatur oleh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Model ini berlaku pada hari Selasa dan Rabu.

3. Work From Anywhere (WFA) yang berarti bekerja dari lokasi lain (selain rumah/kantor). Berlaku pada hari Kamis.

Model ini berlandaskan pada peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) nomor 4 tahun 2025 tentang pelaksanaan tugas kedinasan ASN secara fleksibel.

Sekaligus sebagai upaya efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas ASN.

"Pemerintah Kota Ternate sudah menyiapkan surat edaran wali kota terkait dengan pelaksanaan kerja secara fleksibel," kata kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Ternate, Samin Marsaoly, Jumat (9/1/2026).

Samin menambahkan, untuk model kerja di luar kantor tidak berlaku bagi OPD pelaksana pelayanan langsung: mulai dari pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, persampahan, pekerjaan umum, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, pelayanan di kelurahan dan kecamatan, pelayanan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana, perizinan, OPD pengelola PAD, dan pelayanan sentra ekonomi yang aktif.

"Ini (model) masih dalam bentuk rancangan, tinggal menunggu persetujuan pak wali kota. Insya Allah dalam waktu dekat sudah ditetapkan," ucap Samin.

Target dari model kerja secara fleksibel adalah efisiensi, mulai dari penggunaan listrik, air, internet dan lain sebagainya.

Samin menyampaikan, model kerja ASN secara fleksibel di Pemkot Ternate akan dievaluasi dalam satu bulan kemudian, setelah model kerja baru ini diterapkan.

"Kita akan lihat dalam satu bulan ke depan, ada (efisiensi) yang signifikan atau tidak dalam pemberlakukan model kerja fleksibel ini. Satu bulan sampai dua bulan kita akan evaluasi," tandas Samin. (van)

Baca Juga