1. Beranda
  2. Opini

Literasi dan Arah Kemajuan Daerah

Oleh ,

Oleh: Samsudin Wahab
(Seorang Tenaga Pengajar di Madrasah Aliyah Alkhairaat Labuha)

Literasi merupakan alas pijak yang penting bagi kemajuan suatu bangsa. Literasi bukan hanya sekadar membaca. Menulis, menghitung, dan kemampuan mencerna informasi yang benar juga merupakan bagian dari literasi. Namun, kesemuanya itu tidak mungkin saya angkat dalam tulisan ini.

Hal paling mendasar yang saya sentil terkait literasi di sini adalah kemampuan membaca dari generasi kita saat ini. Membaca merupakan kemampuan paling mendasar bagi setiap orang.

Baca di: Koran Digital Malut Post Edisi Rabu, 12 November 2025

Kemampuan literasi yang lain seperti menulis dan kemampuan mencerna informasi yang baik dan benar akan terbentuk seiring dengan terbentuknya kebiasaan membaca yang intens.

Sejarah menunjukkan bahwa membaca dan menulis pernah menjadi bahan bakar bagi banyak perubahan dalam dimensi kemasyarakatan. Baik sosial, budaya, politik ekonomi maupun pendidikan.

Bangsa ini dibangun oleh para pendiri bangsa kita melalui semangat literasi yang tak kunjung pupus di masa itu. Tak bisa diabaikan bahwa dengan kemampuan literasi yang memadai dari para pendahulu kita maka mereka mampu menyadari bahwa saat itu mereka sedang dijajah.

Namun, saat ini data menunjukkan bahwa minat baca di Indonesia menduduki peringkat yang cukup menjadi perhatian. Menurut UNESCO, tingkat minat baca di Indonesia pada 2023 hanya 0,001%, yang berarti hanya 1 dari 1000 orang yang rajin membaca.

Presentase ini berasal dari data seperti laporan pada 2016 yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-60 dari 61 negara dan data yang dilaporkan pada 2023 menjelaskan kondisi serupa dengan fokus pada rendahnya literasi secara umum.

Baca Halaman Selanjutnya..

Baca Juga