1. Beranda
  2. Halmahera Selatan

Kecewa Dengan Bupati, Warga Saketa Halmahera Selatan Palang Kantor Desa

Oleh ,

Labuha, malutpost.com -- Masyarakat Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat kecewa dengan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba. Kekecewaan ini lantaran Bupati dinilai lemah dalam melakukan pengawasan terhadap Pemerintah Desa Saketa.

Dengan kekecewaan tersebut, aliansi masyarakat Desa Saketa Menggugat, memalang kantor Desa Saketa. Warga memblokade kantor desa dengan balok serta menuliskan spanduk copot Kepala Desa.

Koordinator aliansi, Ismail menegaskan bahwa berbagai dugaan penyimpangan di Desa Saketa sudah lama diketahui publik. Mulai dari tidak disusunnya laporan pertanggungjawaban tahunan, perubahan anggaran tanpa musyawarah desa, hingga tidak transparannya realisasi dana desa.

“Kami sudah palang kantor desa dan kantor camat hampir 3 bulan, tapi tidak pernah ada tindak lanjut. Seolah-olah Bupati menganggap persoalan ini hal sepele, padahal ini menyangkut uang rakyat,” tegas Ismail, Kamis (13/11/2025).

Menurutnya, sikap diam pemerintah kabupaten menunjukkan kegagalan fungsi pembinaan dan pengawasan yang menjadi kewenangan penuh kepala daerah. “Kalau Bupati tidak bertindak, maka wajar masyarakat mulai kehilangan kepercayaan," akunya.

Dirinya bilang, aliansi yang terdir dari masyarakat ini menilai, lemahnya sikap Bupati bukan hanya soal administrasi, tetapi juga mencerminkan krisis moral dan politik dalam tata kelola pemerintahan daerah. Ketika kepala daerah membiarkan praktik pelanggaran di desa, maka sistem pemerintahan secara keseluruhan ikut rusak.

“Sejumlah tokoh masyarakat Saketa juga menyuarakan hal serupa. Mereka menilai bahwa diamnya Bupati terhadap berbagai pelanggaran di Desa Saketa dapat dimaknai sebagai pembiaran. Padahal, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa secara tegas menyebutkan bahwa Bupati wajib melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa," tandasnya.

Hal yang sama, Rizky Ramli, perwakilan Mahasiswa asal Saketa menyatakan, Bupati harusnya turun langsung, bukan hanya menunggu laporan di meja. Karena warga sudah lama menunggu keadilan.

“Situasi di Desa Saketa kini dinilai sudah memasuki titik krisis kepercayaan. Warga mulai mempertanyakan komitmen moral dan politik pemerintah kabupaten dalam menjaga akuntabilitas penggunaan dana desa. Jika tidak ada langkah tegas dari Bupati dalam waktu dekat, Aliansi Masyarakat Desa Saketa Menggugat bakal melakukan demonstrasi besar-besaran ke kantor Bupati Halmahera selatan," pungkasnya. (one)

Baca Juga