Dua Agen Judi Togel di Kepulauan Sula Dijerat Pasal Berlapis, Ada UU ITE Dendanya 1 Miliar

Dua terdakwa kasus judi togel yang diserahkan ke Kejari Kepsul, Rabu (22/5/2024)

Sanana, malutpost.com – Dua tersangka kasus judi toto gelap (togel) online di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara dihadapkan dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda Rp1 miliar.

Pasalnya, selain dijerat dengan pasal perjudian, tersangka berinsial UP alias Udin dan FY alias Boy itu juga dijerat dengan Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman paling rendah 4 tahun dan denda Rp1 miliar.

“Berkas keduanya sudah kita serahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena sudah lengkap,”kata Kasat Reskrim Kepulauan Sula, IPTU Rinaldi Anwar, melalui Kanit Jatanras Bripka Deddy Darman Muchtar usai menyerahkan tersangka dan barang bukti, Rabu (22/5/2024).

Dia menjelaskan, berkas perkara kasus judi itu telah diterima oleh jaksa peneliti Fauzan Ikbal, selanjutnya akan diserahkan ke Pengadilan Sanana untuk disidangkan pada, 26 Mei 2024 mendatang.

Deddy menegaskan, Polres Kepsul berkomitmen memberantas penyakit masyarakat salah satunya kasus judi togel.

"Ini adalah komitmen dalam menjalankan proses hukum secara adil dan transparan. Selanjutnya, sesuai prosedur hukum yang berlaku dua tersangka akan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

Dalam kasus itu, lanjut dia, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 303 Ayat (1) ke 1e dan 2e Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana subsider Pasal 27 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang - Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (ham)

Komentar

Loading...